Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman mendaftarkan anak sekolah SD Student One beserta alur tesnya. Untuk kamu yang tertarik dengan Student One, disimak sampai akhir ya!

Pendaftaran Sekolah Tahun Ajaran 2021-2022

Sebetulnya saya sudah tertarik dengan Student One dari tahun pertama. Bulan januari tahun 2020, saya menghubungi contact person untuk mendapatkan informasi pendaftaran. Sayangnya, kuota sudah full. Agar tidak kehabisan kuota, saya bertanya kembali pendaftaran dari bulan Juli 2020, namun untuk TA 2021-2022. Kemudian disarankan untuk pantau sosmed Student One.

Begitu pendaftaran dibuka, saya langsung mendaftar di bulan Oktober. Rentang waktu sangat cepat. Pendaftaran dibuka 23 Oktober – 31 Oktober dengan membayar formulir sebesar Rp.400.000. Setelah mendaftar, anak mendapat nomer untuk mengikuti tes tanggal 6 November 2020. H-1 tes, para orang tua diundang untuk sosialisasi tes observasi dan interview  calon siswa dan wali murid TA 2021.

Awal mula, saya agak segan untuk datang, ditambah dengan cuaca yang saat itu gerimis. Bermodal khawatir tertinggal informasi, akhirnya sayapun datang. Daaannnn beruntung sekali saya datang :). Karena saat sesi sosialisasi ada info yang sangat berharga. Coba tebak, apa???? Info diskon/potongan harga!!! Sebagai emak-emak, saya sungguh sangat-sangat semangat!!!!

Yang mau tahu cerita detail tentang diskonnya, boleh komen atau hubungi melalui kontak ya :).

Untuk informasi mengenai biaya, baca di sini ya!

Student One Islamic School Bogor: Biaya Masuk Up Date 2021

Tes Masuk SD Student One Islamic School Bogor

Akhirnya jadwal tes pun tiba. Saya menyemangati anak agar tidak tegang. Meskipun faktanya, mamaknya yang tegang!!! Awalnya santai, begitu dapat kabar bahwa jumlah calon siswa yang sudah mendaftar banyak dan akan ada yang tereliminasi, mamak mulai panik! Apapun itu, tetap dijalani, bismillah!!!

Tes observasi untuk calon siswa dilakukan dilantai 2.  Calon siswa dikumpulkan dalam satu kelas, sedangkan orang tua menunggu di tempat terpisah. Sambil menunggu, orang tua diminta mengisi data. Para orang tua dipanggil secara bergilir untuk melakukan sesi wawancara. Pertanyaan seputar bagaimana kebiasaan anak di rumah dan harapan orang tua memasukkan anaknya ke Student One.

Hasil tes tidak langsung keluar, menunggu beberapa hari. Setelah dinyatakan lulus tes, orang tua diminta untuk daftar ulang. Setelah urusan adminstrasi diselesaikan, tinggal menunggu masuk sekolah deh :).

Selain tes observasi, anak juga akan menjalani tes STIFin (tes sidik jari). Hasilnya nanti akan membantu para guru untuk menemukan metode mengajar yang pas sesuai kepribadian anak.

Nah, itu dia cerita saya mendampingi anak mendaftar sekolah di Student One. Semoga apa yang saya tulis bisa sedikit membuka gambaran bagaimana alur mendaftar sekolah di Student One. Kenapa saya menulis cerita ini? Sebab, saya dulu cari-cari informasi seputar ini juga, hehehe.

Apapun dan di mana pun kita menyekolahkan anak, sebagai orang tua, kita tetap madrasah pertama bagi anak. Jangan lupa up grade diri dengan membaca artikel seputar parenting. Ada juga loh di blog ini, tinggal klik kategori parenting!!!.