Ingin ceramah menarik dan berkesan? Yuk pakai pembukaan ceramah lucu dengan pantun pembuka pidato , biar jamaah makin terkesan.

Pembukaan Ceramah Lucu

Pembukaan dalam ceramah maupun pidato memang menyampaikan kesan pertama. Saat seseorang dapat menarik perhatian di awal, tentu akan dapat membuat audiens tertarik mendengarkan apa yang disampaikan hingga akhir. Terlebih lagi jika materi yang dibawakan terlalu serius, terkadang sebagian orang akan merasa mudah bosan.

Untuk mengatasi kejenuhan audiens, pembicara bisa menyisipkan humor dalam pidato atau ceramahnya. Selain itu, bisa juga dengan membawakan pantun. Berikut Family Life Journey berikan contoh pembukaan ceramah lucu dengan menggunakan pantun pembuka pidato.

 




 

Pantun Pembuka Pidato

Berikut beberapa pantun untuk pembuka dan penutup pidato yang bisa kamu gunakan agar lebih menarik perhatian audiens.

Si Doni naksir Sisi

Malu bertemu, naik genteng

Terima kasih buat MC

Sudah beri waktu buat abang ganteng (apabila penceramah laki-laki)

 

Ada Doni ketemu Sisi

Jalan malu-malu, kesandung bata

Terima kasih buat MC

Sudah beri waktu buat si cantik jelita

 

Masya Allah baiknya Tini Surtini

Anak sholeha disayang mamah

Izinkan saya berdiri di sini

Membawakan sedikit ceramah

 

Senang hati melihat Jessica Iskandar

Meski cuma dari TV di rumah

Berdiri di sini, bukan saya paling benar

Saya Cuma menyampaikan dakwah

 

Apa itu dak’wah. Dakwah merupakan bahasa Arab dari kata دَعَى- يَدْعُو- دَعْوَة  , ( da’aa – yad’u- da’watan) artinya panggilan. Dakwan merupakan panggila kebaikan, karena kata Nabi Muhammad Saw:

بَالِغُواعَنّىِ وَلَوْا كاَنَ اَيَة

Balighu anni walau kaana ayah

Sampaikanlah dariku meski hanya satu ayat.

 

Wahyu pertama turun di dalam gua

Diimani oleh khodijah istri nabi

Wahai hadirin hadirot semua

Izinkan saya perkenalkan diri

 

Nama saya adalah……Asal dari……..

 

Banyak bergadang kurang tidur

Pala penat bikin kurang darah

Ayolah kawan kita bersyukur

Karena banyak nikmat dari Allah ta’ala

 

Bibir pucat berilah lipstik merah

Jangan lupa pakai blush on di pipi

Wahai para umat sholeh dan sholeha

Mari panjatkan sholawat pada nabi

 



 

Aisyah rajin baca buku

Makin asyik ada camilannya

Dari tadi dengar pantun mulu

Kapan mulai ceramahnya? (tertawa)

 

Ini ceramah bukan sembarang ceramah

Pendakwah lagi ngincar si baju merah

Meski terdengar belum ceramah

Tapi insyaAllah di dalamnya banyak hikmah.

 

Kue apem kue bola

Banyak gula datanglah semut

Wahai hadirin semua

Dengarkanlah ceramah dari si imut

 

Jangan lupa selalu bertakwa

Orang takwa balasannya surga

Buat apa banyak ngejar nikmat dunia

Kalau di akhirat malah pulang ke neraka

 

Manis-manis rasa gula

Merah-merah warna fanta

Kalau sudah dicabut nyawa

Semua harta tidak dibawa

 



 

 

Makan gula manislah rasanya

Tapi janganlah sampai tumpah

Supaya harta terbawa ke surga

Ayolah kawan perbanyak sedekah

 

Ada Mimin makan gula

Gula habis beli di pasar

Wahai kaum muslimin semua

Jangan lupa perbanyak istighfar

 

Bila ada nasi padang

Bolehlah kita nambah makan lagi

Bila ada umur panjang

Bolehlah kita berjumpa lagi

 

Makan sehat lauknya ikan

Jangan lupa tambahkan sayuran

Bila ada kata yang tidak berkenan

Mohon semua dimaafkan

 

Demikian contoh pantun pembuka pidato dan pembukaan ceramah lucu yang bisa kamu praktekkan. Selamat mencoba!