Salah satu hukum bacaan tajwid adalah mad shilah. Berikut penjelasan mad shilah, pembagian serta contoh bacaannya.

Pengertian Mad Shilah

Mad shilah adalah mad pada ha’ dhamir yang ada diantara dua huruf berharakat. Pada mad shilah terdapat mad lafdziyah, dimana secara tulisan tidak terlihat ada huruf mad, tetapi secara lafadz (pengucapan) ada madnya.

 

Contoh mad shilah:

إِنَّهُ كَانَ

وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا

 

Karena mad shilah berlaku untuk ha’ dhamir yang ada diantara dua huruf berharokat, maka jika sebelum atau setelah  Ha’ dhamir huruf berharokat sukun, maka  tidak dibaca mad, contoh:

مِنْهُ

عَلَيْهِ

 

لَهُ الْمُلْكُ

Jika bertemu ha, tetapi yang kedudukannya bukan dhomir, maka dibaca pendek, contoh: لَـمْ يَنْتَهِ

 

Macam-Macam Mad Shilah

 

Mad Shilat terbagi menjadi dua, yaitu:

 

  1. Mad Shilah Qoshirah

 

Mad shilah qashirah masuk dalam kelompok mad Ashli. Mad shilah qoshiroh berlaku apabila terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf yang berharokat serta tidak ada hamzah sesudahnya. Qoshiroh berarti pendek, sehingga mad ini hanya dibaca dengan 2 harokat atau 1 alif saja. Mad shilah qoshirah disebut juga mad shilah shugra.

 

Contoh Bacaan Mad Shilah Qoshirah Dalam Juz 30

 

Berikut beberapa contoh hukum bacaan mad shilah qosiroh dalam beberapa surat di juz 30:

 

Surah Al-Ikhlas  ayat 4

 

لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata لَّهٗ, huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al Lahab ayat 2

 

مَالُهٗ وَمَا كَسَبَؕ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata لَّهٗ, huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al Lahab ayat 4

 

وَّامۡرَاَ تُهٗ ؕ حَمَّالَةَ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata وَّامۡرَاَ تُهٗ, huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

 

Surah An Nashr  ayat 3

 

اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata اِنَّهٗ  , huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

 

Surah Al-Qori’ah  ayat 9

 

فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ

Terdapat ha’ dhomir pada kata فَاُمُّهٗ  , huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al- Adiyat ayat 4

 

فَاَثَرۡنَ بِهٖ نَقۡعًا

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata  بِهٖ huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al- Adiyat ayat 5

 

فَوَسَطۡنَ بِهٖ جَمۡعًا

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata  بِهٖ huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

 

Surah Al- Adiyat ayat 6

 

لِرَبِّهٖ لَـكَنُوۡدٌ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata لِرَبِّهٖ    huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al- Adiyat ayat 7

 

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيۡدٌ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata وَاِنَّهٗ   huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Surah Al- Adiyat ayat 8

 

وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الۡخَيۡرِ لَشَدِيۡدٌ

 

Terdapat ha’ dhomir pada kata وَاِنَّهٗ   huruf sebelum dan sesudah ha’ dhomir juga memiliki harokat (tidak sukun).

 

Pembagian Makhorijul Huruf & 17 Sifat Huruf Hijaiyyah

 

  1. Mad Shilah Thawilah

 

Mad shilah thawilah disebut juga mad shilah kubra dan termasuk kelompok mad far’i. Hukum bacaan mad shilah thawilah terjadi apabila

ada ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat,  sesudahnya ada hamzah. Mad shilah Thowilah dibaca 4-5 harokat.

 

Contoh Mad Shilah Thawilah Di Juz 30

 

Beberikut beberapa potongan surat yang ada di juz 30 dan terdapat hukum bacaan mad shilah thawilah di dalamnya.

 

 

Surah Al Humazah ayat 3

 

مَالَهٗۤ اَخۡلَدَهٗ‌

 

Terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat, sesudahnya ada hamzah

 

Surah Al Lail ayat 11

 

مَالُهٗۤ اِذَا تَرَدّٰىؕ

 

Terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat, sesudahnya ada hamzah

 

Al Balad ayat 7

 

اَيَحۡسَبُ اَنۡ لَّمۡ يَرَهٗۤ اَحَدٌ

Terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat, sesudahnya ada hamzah

 

Al fajr ayat 25

 

عَذَابَهٗٓ اَحَدٌ

 

Terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat, sesudahnya ada hamzah

 

Alfajr ayat 26

 

وَثَاقَهٗٓ اَحَدٌ ۗ

 

Terdapat ha’ dhomir diantara dua huruf berharakat, sesudahnya ada hamzah

 

Perbedaan mad shilah qoshiroh dan mad shilah thowilah

 

Perbedaan mad shilah qoshirah dan mad shilah thowilah adalah hamzah. Jika mad shilah thowilah setelah ha’ dhomir ada hamzah, sedangkan mad shilah qoshirah tidak.

 

Pengecualian Mad Shilah:

 

Ha; dhamir yang ada pada surat az-Zumar ayat 7 dibaca pendek. Meskipun memenuhi syarat mad shilah,  pada ayat (يَرْ ضَهُ لَكُمْ), sebenarnya sebelum Ha’ dhamir terdapat huruf sukun tetapi dibuang karena menjadi jawab syarat.

Dalam surah Alfurqon ayat 69,  (فِيْهِ مُهَاناً) meski sebelum ha’ dhomir berupa huruf mati, tetapi ha’ dhomir dibaca panjang.

Referensi: https://hahuwa.blogspot.com/2018/12/mad-shilah-qashirah-dan-mad-shilah.html