Setiap orang memiliki detak jantung normal yang berbeda-beda. Lalu bagaimana cara mengetahui detak jantung seseorang?

Detak Jantung Normal

Detak jantung normal sama dengan denyut nadinya. Agar  jantung dapat berdetak secara normal, seseorang perlu memperhatikan kesehatan jantungnya. Dalam kondisi sehat, detak jantung normal seseorang dapat dihitung dalam dua situasi, yaitu dalam keadaan aktif dan istirahat.

Detak Jantung Normal Saat Tubuh Aktif

Saat seseorang aktif, contohnya berolahraga, detak jantung akan lebih cepat. Ketika sedang berolahraga, detak jantung orang dewasa dengan rentan usia 20 – 35 tahun berkisar antara 95 hingga 170 kali berderak permenit.

Adapun usia 35 – 50 tahun detak jantung normalnya antara 85 sampai 155 kali per menit. Untuk orang yang sudah lanjut usia atau 60 tahun ke atas, detak jantung normalnya antara 80 hingga 130 kali permenit.

Adapun detak jantung normal pada anak adalah sebagai berikut:



 

 

Bayi baru lahir sampai usia 1 bulan, berkisar 70-190 detak per menit.

Usia 1 – 11 bulan, berkisar 80-160 detak per menit.

Usia 1 – 2 tahun, berkisar 80-130 detak per menit.

Usia 3 – 4 tahun, berkisar 80-120 detak per menit.

Usia 3 – 4 tahun, berkisar 80-120 detak per menit

Usia 5 – 6 tahun, berkisar 75-115 detak per menit.

Usia 7 – 9 tahun, berkisar 70-110 detak per menit

Usia 10 tahun ke atas memiliki denyut jantung normal sekitar 60-100 detak per menit.

Hidup Sehat Ala Rasulullah, InsyaAllah Jauh Dari Penyakit!

Detak Jantung Normal Saat Tubuh Istirahat

Dalam kondisi beristirahat, mayoritas orang memiliki detak jantung normal berkisar antara 60 – 100 kali per menit. Meski begitu, kondisi detak jantung normal seseorang bisa saja berbeda disebabkan beberapa faktor, seperti hormon, obat, stres, gangguan kecemasan dan seberapa aktif orang tersebut secara fisik.

Semakin rendah detak/denyut jantung seseorang saat sedang beristirahat, dianggap semakin baik kesehatan jantungnya. Otot jantung dalam kondisi baik dan tidak perlu bekerja keras mempertahankan denyut yang stabil.

Detak Jantung Tidak Normal

Saat jantung berdetak dengan irama yang tidak beraturan/ detak jantung tidak normal, maka proses jantung memompa darah jadi tidak efisien dan menyebabkan sirkulasi darah terganggu. Apabila jantung berdetak di atas 100 beat perminute (bpm) maka digolongkan terlalu cepat. Jika jantung berdetak di bawah 6 bpm, maka digolongkan lemah.

Penyebab detak jantung terlalu cepat diantaranya adalah anemia, konsumsi kafein berlebih, banyak minum alkohol, demam, olahraga, tekanan darah tinggi/rendah dana efek samping obat. Selain berdetak cepat, jantung juga bisa berdetak lambat.  Detak jantung yang tidak normal apabila tidak ditangani dapat membahayakan kesehatan bahkan menyebabkan kematian mendadak.




 

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Nah, agar jantung tetap sehat, berikut hal-hal yang bisa dilakukan:

  • Hindari rokok (baik perokok pasif atau aktif)
  • Rutin beraktivitas fisik atau olahraga
  • Konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti ikan, sarden, tuna, salmon dan lain-lain.
  • Konsumsi banyak serat, perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran
  • Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh
  • Menjaga kadar gula darah
  • Hindari asupan garam berlebih
  • Istirahat yang cukup

 

Jangan lupa lakukan hal-hal di atas untuk menjaga kesehatan jantung J.

Sumber:

https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/detak-jantung-normal-dan-tidak-normal/

https://health.kompas.com/read/2020/12/11/180000968/cara-menghitung-detak-jantung-dan-hal-yang-mempengaruhinya?page=all