Montessori memiliki banyak alat peraga yang digunakan dalam proses pembelajaran. Apa saja alat peraga Montessori? Apa Fungsinya?

Salah satu pendekatan dalam Montessori adalah alat peraganya yang dikenal Apparatus Montessori. Maria Montessori merancang dan membuat sendiri apparatus tersebut sesuai dengan hasil pengamatannya. Fungsi dari alat peraga sendiri ialah untuk membuat materi menjadi lebih konkret/nyata.

Alat peraga Montessori dirancang dengan tujuan membantu anak mengembangkan pikiran yang meliputi kemampuan memahami perintah & urutan, memberi kesempatan anak bereksplorasi, melatih anak belajar secara mandiri serta memperbaiki kesalahannya sendiri.

Macam-Macam Alat Peraga Montessori

Alat Peraga atau apparatus montessori ada bermacam-macam sesuai dengan kurrikulum yang diterapkan sesuai dengan areanya. Ada area keterampilan hidup, sensorial, bahasa, matematika, dan culture/budaya.

Alat Peraga Montessori Keterampilan Hidup (Practical Life)

Tray, untuk alas kegiatan memindahkan benda, menyendok, menuang dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan keterampilan hidup.

Perlengkapan dengan ukuran yang sesuai dengan usia anak, contoh gelas dan teko kecil, sendok kecil, sapu kecil untuk bersih-bersih dan lain-lain. Benda yang digunakan adalah real, misalkan piring, gelas berbahan kaca sesuai yang digunakan dalam keseharian. Tidak perlu membedakannya dengan memberi perlengkapan berbahan plastik dengan tujuan agar tidak pecah.

Tujuan memberikan anak benda yang digunakan sesuai keseharian agar anak benar-benar belajar membiasakan diri dengan hal-hal yang real dalam kehidupannya.

Dressing frame untuk keterampilan mengancing, menjahit.

Apa Itu Montessori, Kurrikulum Dan Cara Perapannya?

Alat Peraga Montessori Area Sensorial

Knobbed Cylinder, alat peraga berbentuk silinder ini berfungsi agar anak memahami konsep besar-keci, panjang-pendek, dan tinggi-rendah.

Pink Tower, melalui aparatus berbentuk kubus ini anak dapat memahami konsep , berat-ringan , besar-kecil dan tinggi-rendah. Anak dapat menyusun menara kubus dari yang terbesar hingga terkecil.

Brown Stair, aparatus berbentuk balok ini berfungsi agar anak mampu memahami konsep besar-kecil, tinggi-rendah dengan menyusun balok secara mendatar dari yang terbesar hingga balok terkecil.

Long Rods, aparatus yang berbentuk balok panjang ini dapat membuat anak memahami konsep panjang-pendek dengan menyusun balok secara mendatar dari yang paling pendek hingga balok yang paling panjang.

Knobbles Cylinder, ialah alat peraga berbentuk silinder dan tabung yang berfungsi agar anak dapat memahami konsep besar-kecil, tinggi-rendah, panjang-pendek dan juga mampu mengurutkan konsep-konsep tersebut.

Touch board, berfungsi agar anak dapat memahami konsep kasar-halus.

Touch tablets , aparatus yang berfungsi agar anak dapat mengurutkan benda bertekstur dari paling halus ke paling kasar, maupun sebaliknya.

Touch fabrics, anak dapat menyamakan tekstur dua kain dari bahan-bahan yang berbeda (jeans,wol, sutra, dll).

Streognostic Bags, anak dapat mengambil benda yg diperintahkan di dalam tas kecil meski tanpa melihatnya.

Baric Tablets, anak dapat membedakan benda yang ringan-sedang-berat.

Thermic Tablets, anak dapat menyamakan tekstur dan suhu dari dua buah benda dengan bahan yang berbeda (kayu, kaca, besi, keramik dll).

Smelling Bottles, anak dapat menebak aroma tertentu dalam botol, ataupun menyamakan aromanya dengan botol yang memiliki aroma yang sama.

Tasting Sollution, anak dapat menebak rasa tertentu dalam botol, ataupun menyamakan rasa dengan botol dengan rasa yang sama.

Sound Boxes, anak dapat menyamakan dua botol yang memiliki suara yang sama serta dapat mengurutkan botol dengan suara yang paling keras hingga paling pelan/sebaliknya.

Geometric Presentation Tray, anak dapat memahami konsep persegi, segitiga, serta lingkaran, mampu mengurutkan dari yang terkecil hingga terbesar ataupun sebaliknya.

Geometric Cabinet and Cards, anak dapat memahami konsep persegi panjang, segienam, segi delapan, jajar genjang, trapesium, oval, dll. Anak juga dapat mengurutkan sesuai ukuran dan mengklasifikasikannya.

Constructive Triangles, anak dapat menyusun segitiga besar dari beberapa potongan segitiga kecil.

Tesselation, anak dapat membuat gambar tertentu dari block tesselation.

Binomial Cube, anak dapat memahami konsep volume serta bilangan pangkat dua.

Trinomial Cube, anak dapat memgenal konsep volume serta bilangan pangkat tiga.



 

Alat Peraga Montessori Area Bahasa

Inset for Design/Metal Insert, berfungsi agar anak dapat memegang alat tulis dengan benar serta mengembangkan kontrol dan fleksibilitas gerakan

Sandpaper Letters, anak dapat mengenal arah penulisan huruf, mengingat bentuk huruf, serta mengasosiasikan suara phonic dengan huruf.

Large Moveable Alfabet berfungsi untuk mengevaluasi daya ingat anak terhadap huruf serta berlatih menyusun kata.

*Urutan pembelajaran Bahasa Metode Montessori*

Pink Series:

Pink Series untuk bahasa Indonesia ialah kata yang terdiri dari 3-4 huruf dengan suku kata terbuka. Misalnya kaki, daki, gigi, dll).

Blue Series

Blue Series untuk bahasa Indonesia ialah kata dengan suku kata tertutup (Contoh: bapak-kapak-kakak, dll), dan kata-kata yang memiliki ‘blending’ (Contoh : perang-nyamuk-bandung, dll)

Green Series

Green Series untuk bahasa Indonesia ialah kata-kata yang mengandung diftong. (Contoh : kerbau, amboi, sepoi, dll)

Alat Peraga Montessori Area Matematika

Number Rods ialah alat peraga berbentuk balok panjang merah-biru yang berfungsi untuk mengenal kuantitas 1-10 secara konkrit. Anak akan memahami semakin panjang balok, maka kuantitasnya semakin besar.

Sandpaper Number, anak dapat mengetahui cara serta arah menulis angka

Number Rods dan Kartu, anak dapat mengasosiasikan benda dengan tulisan angkanya serta dapat mengurutkan balok/benda lain dari 1-10.

Spindle Box, anak mengenal angka 0 dan  mengenal konsep *kosong = tidak ada apa2*.

Cards dan Counters, anak dapat mengenal angka ganjil serta genap.

The Names of The Power of Ten, mengenal bilangan satuan (1), puluhan (10), ratusan (100), dan juga ribuan (1000) melalui benda yang konkrit.

Menghitung Manik Emas, anak dapat mengenal konsep bahwa 10 merupakan  satuan=1 puluhan (sepuluh), 10 puluhan=1 ratusan (seratus), 10 ratusan=1 ribuan (seribu).

Manik Emas-Mengingat Jumlah, anak dapat mempraktikkan konsep satuan-puluhan-ratusan-ribuan dengan mengambil benda yang sesuai jumlahnya.

Belajar Nama-Simbol Tertulis, anak dapat mengenal simbol angka 1, 10, 100, 1000 serta mampu menuliskannya.

Mengingat jumlah, anak dapat mempraktikkan konsep satuan-puluhan-ratusan-ribuan dengan mengambil benda yang sesuai dengan kartu simbol angkanya.

Birds Eye View, sama dengan mengingat Jumlah (biasanya dilakukan berkelompok)

Pengenalan Short Bead Stair, mengenalkan anak pada manik-manik berjumlah 1, 2, 3, sampai dengan 9 serta mampu mengurutkannya dari bilangan terkecil hingga terbesar.

Seguin Board A, anak belajar Simbol dari Kuantitas 11-19 serta dapat mengenal simbol angka 11-19 (abstrak).

Seguin Board B, anak belajar Simbol dari Kuantitas 10-90, anak juga dapat mengenal simbol angka 10-90 (abstrak) dan dapat mengasosiasikan dengan bendanya (manik-manik).

100 Beads Chain, anak mengenal konsep bahwa ratusan  terdiri dari 100 satuan manik-manik.

1000 Beads Chain, anak mengenal konsep bahwa ribuan  terdiri dari 1000 satuan manik-manik.

Golden Beads Group Operation meliputi penjumlahan statis, mengenalkan konsep perubahan angka pada saat mengerjakan penjunlahan, penjumlahan dinamis, pengurangan Statis, pengurangan dinamis, perkalian statis, perkalian dinamis, pembagian statis dan pembagian dinamis.

Small Number Rods merupakan alat peraga berbentuk balok panjang 1-10 berukuran kecil (2 set) yang berfungsi untuk mengaplikasikan penjumlahan maupun pengurangan dengan benda konkrit dan menuliskan hasilnya.

The Snake Game merupakan permainan penguatan konsep bilangan 1-9.

Short Bead Stair merupakan alat peraga berbentuk manik2 1-9 (2 set) yang berfungsi agar anak dapat mengaplikasikan penjumlahan, pengurangan, perkalian dengan benda konkrit dan menuliskan hasilnya

Operation With Boards, anak dapat mengaplikasikan penjumlahan dengan menggunakan media yang lain (papan penjumlahan), bisa juga digunakan untuk pengurangan dan perkalian.

Colour Box 1 berfungsi untuk mengenalkan anak pada 3 warna primer

Colour Box 2 berfungsi untuk mengenalkan anak pada 11 warna sekunder

Colour box 3 : berfungsi untuk mengenalkan anak warna tersier sehingga mampu menyusun warna sesuai gradasi (dari gelap ke terang atau sebaliknya).




 

Alat Peraga Montessori Area Culture/Budaya

– Zoology

Koleksi Model Hewan berupa benda/figure hewan 3 dimensi untuk mengenalkan hewan secara konkrit.Kenalkan juga hewan di peternakan, konsep klasifikasi hewan, mengenal persamaan dan perbedaannya, juga siklus hidupnya.

Botany

Nature Table untuk anak mampu mengamati benda-benda alam maupun tumbuhan atau hewan. Koleksi Model Buah/Sayur/Bunga/Tumbuhan/Pohon ,the sun game, botany cabinet & kartu nomenklatur.

-Geografi

Sandpaper Globe untuk mengenalkan anak perbedaan daratan & lautan (konkrit).
Globe-Benua untuk mengenalkan anak benua-benua yang ada di bumi melalui globe (konkrit).
Puzzle Peta Dunia untuk mengenalkan anak benua-benua yang ada di bumi melalui peta (konkrit).
Kartu nomenklatur benua, country box untuk mengenalkan suatu negara melalui benda-benda khas  dari negara tersebut.

Selain itu ada bendera dari berbagai negara yang dikenalkan secara bertahap, pengantar tiga elemen untuk mengenalkan anak  udara, air, tanah dan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Mengenalkan bentuk-bentuk daratan dan perairan (danau, teluk, selat, pulau, dll)  Puzzle Maps, kartu nomenklatur solar system untuk megenalkan sistem tata surya, kartu nomenklatur struktur bumi, kartu nomenklatur lapisan gunung berapi

-History-

Mengenalkan  konsep waktu melalui jam pasir, mengenalkan waktu-waktu aktivitas anak (contoh: waktu bangun tidur, waktu mandi, waktu makan, dan seterusnya sampai tidur kembali).
Mengenalkan kuantitas usia, mengenalkan anak perkembangan hidupnya dari lahir sampai sekarang melalui foto-fotonya sendiri.

Timeline Prasejarah untuk mengenalkan sejarah pembentukan bumi dan masa-masanya.

Sumber:

https://annisafitriany.blogspot.com/2018/02/mengenal-montessori.html