Moms suka membacakan cerita untuk si kecil? Selamat, karena si kecil akan mendapatkan 11 manfaat!

Manfaat Dongeng Untuk Anak

Pada umumnya, anak-anak senang sekali mendengarkan cerita. Ada banyak jenis cerita untuk anak, salah satunya dongeng. Biasanya, dongeng dibacakan sebelum tidur atau diwaktu luang. Meskipun terkadang dongeng terkesan tidak masuk akal, tetapi selalu ada makna dibalik kisahnya. Dongeng merupakan dunia imajinasi untuk anak dengan sejuta manfaat. Apa saja sih manfaat mendongeng? Simak penjelasan selengkapnya ya.

1. Sebagai sarana pengenalan budaya

Setiap daerah biasanya memiliki dongeng yang dikenal di kalangan masyarakat. Seperti dongeng Candi Sojiwan, Asal Usul Danau Toba, Asal Usul Telaga Warna dan lainnya. Dengan menceritakan dongeng dari suatu daerah, anak juga akan mendapat informasi tentang nama tempat, gambaran budaya di suatu daerah dan wawasan keragaman budaya.

2. Penyampain pesan moral

Dibalik kisah yang diceritakan, dongeng memiliki pesan moral bagi pembaca dan pendengarnya. Dengan memahami isi serta alur cerita dengan baik, pesan moral berupa nilai-nilai kehidupan bisa didapatkan dari dongeng. Tanpa terkesan menggurui, dongeng dapat memberikan pelajaran dan sarana penanaman nilai-nilai karakter.

3. Mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak

Saat mendengar atau membaca dongeng, otak anak akan mencerna dan memvisualisasikan gambaran dari alur cerita. Stimulus pada kemampuan visualisasi dan imajinasi dapat meningkatkan kreativitas. Anak yang kreatif anak banyak melahirkan hasil karya yang berkualitas.

4. Melatih kepekaan emosi

Dengan karakter dan alur certa, pembaca atau pendengar dongeng diajak untuk memahami cerita dari segi emosi. Perasaan si tokoh dalam cerita, seperti sedih, senang, takut akan melatih kepekaasn emosi dan rasa empati.

5. Penghilang stres

Dengan membaca dan mendengarkan dongeng, perhatian akan dialihkan pada alur cerita. Fokus pada alur cerita membuat orang melupakan hal lain, termasuk hal-hal yang membuat stres. Rasa jenuh, bosan, dan emosi negatif lainnya bisa dialihkan dengan membaca ataupun mendengarkan dongeng.

6. Penguat bonding

Sering membacakan cerita atau dongeng, dapat mempererat  bonding (ikatan) antara orang tua dan anak. Menghabiskan waktu bersama dengan membaca dongeng dapat memperkuat kedekatan dan kasih sayang satu sama lain.

7. Menambah kosa kata

Alur cerita pada dongeng memiliki kosa kata yang beragam. Pemahaman dan pengetahuan kosa kata baru akan bertambah dengan membaca dongeng. Banyaknya kosa kata yang dimiliki akan menambah kemapuan berbahasa anak.

8. Meningkatkan kemampuan membaca

Dongeng bisa menjadi sarana belajar membaca untuk anak. Bagi anak yang masih dalam proses belajar membaca, buku dongeng bisa memberikan stimulasi dan latihan agar anak dapat segera lancar membaca.

9. Melatih konsentrasi dan pemahaman

Saat membaca atau mendengarkan dongeng, anak akan fokus pada alur cerita. Agar paham pada isi dan makna yang tersimpan pada cerita, anak akan dilatih untuk berkonsentrasi. Kemampuan fokus dan konsentrasi yang baik, tentunya akan sangat bermanfaat dalam proses pembelajarannya.

10. Melatih kemampuan analisa dan berfikir

Pada umumnya, setiap alur cerita memiliki konflik. Saat membacakan cerita ataupun dongeng, ajak anak untuk berkomunikasi dua arah. Minta pendapat anak tentang tokoh-tokoh yang ada dalam cerita dan mengenai konflik yang terjadi. Memberikan pertanyaan, akan merangsang otak anak untuk menganalisa dan berpikir kritis.

11. Mengenal konsep sebab akibat

Dari setiap alur cerita dan konflik yang ada, tersimpan konsep sebab akibat. Dimana tokoh menerima kebaikan atau keburukan karena hal yang ia perbuat. Konsep sebab akibat ini sangat penting untuk diketahui anak. Agar ia bisa mengerti segala konsekuensi dari suatu perbuatan.

12. Sebagai stimulasi minat baca

Dengan menyediakan banyak buku, termasuk buku dongeng, minat baca anak akan terstimulasi. Jika sedari kecil sudah dibiasakan dengan buku, maka membaca bisa menjadi hobi. Seperti diketahui, membaca memiliki banyak manfaat dan dapat memperluas wawasan.

Dongeng merupakan seni dalam bercerita yang dapat membantu mengoptimalkan berbagai aspek perkembangan anak. Sering membaca, termasuk dongeng dapat menstimulasi otak anak.

Dongeng bisa menjadi ungkapan bahasa cinta untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan. Dengan rutin membacakan dongeng, anak akan semakin pintar. Selain itu, dengan berbagai nilai yang tersimpan di dalam dongeng, anak akan lebih termotivasi dalam melakukan kebaikan. Sehingga terciptalah karakter-karakter baik di dalam diri anak. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik dan juga pintar.